Jenazah WNI bernama Burhan yang merupakan korban tewas akibat tertimpa mobil di Immacolatella, Pelabuhan Napoli, Italia belum bisa dipulangkan ke tanah air. Pihak KBRI mengatakan pemulangan jenazah terkendala proses hukum di Italia.

“Korban meninggal masuk dalam kategori karena kecelakaan, jadi harus menjalani proses pengadilan. Salah satu bagian dari proses pengadilan adalah menjalani autopsi,” kata Bidang Pensosbud KBRI Roma Charles F Hutapea
“Kami dari KBRI harus mengikuti hukum Italia dan memastikan bahwa semua tidak terlewat dalam proses dan prosedur hukum dan investigasi, meskipun demikian kami juga menyampaikan pada pihak Italia bahwa ada keinginan dari pihak keluarga agar jenazah bisa segera dipulangkan ke Indonesia,” sambungnya.

Pihak KBRI mengatakan ada jaminan dari pemerintah Italia soal proses autopsi yang akan dilakukan secara sangat hati-hati sebagai bentuk penghormatan, tanggung jawab dan simpati otoritas Italia terhadap korban dan keluarganya. Selain itu ada satu WNI lain yang menjadi korban kritis, yakni Ana (79). Kini, Ana tengah dirawat di bagian ICU RS Antonio Cardarelli Napoli.
Korban mengalami patah tulang di beberapa lokasi yaitu tulang rusuk, tulang paha, tulang bahu. Patah tulang rusuk mengakibatkan komplikasi karena ada luka dalam dan pendarahan, juga mengakibatkan sulitnya pernapasan, sehingga sampai saat ini sesuai prosedur, tim dokter sedang berusaha menstabilkan pasien. Pasien akan menjalani operasi kalau kondisinya sudah stabil, artinya sampai saat ini operasi belum dapat dilaksanakan,” ucap Charles.
Sebagai informasi, Burhan sendiri sedang berwisata dengan istri dan anaknya saat kecelakaan itu terjadi. Saat mobil menimpa Burhan, istri dan anaknya berada dalam jarak 15 meter di belakang korban sehingga tidak turut menjadi korban. Kini, istri dan anak korban sedang berada di Napoli.
Sementara, Ana yang menjadi korban luka juga berada di Napoli dalam rangka wisata bersama keluarganya. Anak dari Ana bakal segera menyusul ke Napoli. Pihak agen wisata juga bertanggungjawab dengan menanggung biaya akomodasi keluarga dan juga perawatan dari korban.
Pihak KBRI juga telah mendelegasikan tugas kepada Konjen Kehormatan RI di Napoli Giussepe Testa untuk memastikan keluarga korban tak menjalani prosedur hukum tanpa hambatan. Selain itu, KBRI juga baka menyediakan penerjemah untuk keperluan komunikasi pihak keluarga dengan pihak berwajib dan rumah sakit.

Peristiwa ini sendiri terjadi pada Minggu (17/6) petang sekitar pukul 18.15 waktu setempat saat kapal cepat GNV Atlas yang tengah menaikkan penumpang di pelabuhan, melakukan bermanuver. Tiba-tiba ada mobil jatuh dari jembatan yang menghubungkan kapal dengan pelabuhan dan menimpa orang-orang di bawahnya.
Saat peristiwa terjadi pelabuhan dalam keadaan ramai karena pelabuhan dipenuhi penumpang yang baru menyeberang dari pulau di sekitar Napoli. Penyelidikan lebih jauh tengah dilakukan mengenai penyebab kecelakaan ini.

Artikel Terbaru dari –  Daftar live Casino 338a

Apabila Anda memiliki komentar/pertanyaan, silahkan hubungi Costumer Service Kami Winenlose melalui bantuan yang tersedia atau livechat langsung dengan kami.

SMS/Telp : +855 6086 0217
PIN BBM : 557135B7
Whatsapp : 0812 955 88887
Line : Winenlose

AYO GABUNG BERSAMA KAMI DAN DAPATKAN BONUS SPECIAL NEW MEMBER SEBESAR 50%