Winenlose – Produk bir di Indonesia berkontribusi cukup besar terhadap penerimaan negara bersumber dari cukai. Sumbangan cukai minuman beralkohol ini mencapai Rp 5,2 triliun pada 2017.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Direkrut Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjonon di kawasan Pabrik Bir Bintang Indonesia, Tangerang, dalam Seremoni Ekspor Perdana Bir Bintang ke AS di Tangerang, Senin (13/8/2018).

“Kontribusi pada penerimaan negara dari pita cukai sebesar Rp 5,2 triliun pada 2017,” katanya Senin (13/8/2018).
Sementara, realisasi penerimaan cukai secara keseluruhan pada 2017 sebesar Rp 153,3 triliun. Hal itu berdasarkan hasil laporan Realisasi APBN-Perubahan Tahun Anggaran 2017.

Penerimaan cukai dari minuman beralkohol ini tidak terlepas dari jumlah konsumsi yang dibantu oleh meningkatnya jumlah wisatawan. Wisawatan merupakan salah satu konsumen yang aktif mengkonsumsi minuman beralkohol.

“Meningkatnya wisatawan baik lokal maupun mancanegara ikut mendorong penetrasi industri minuman beralkohol, mengingat saat ini Indonesia sudah mampu memproduksi minuman beralkohol jenis premium sebagai substitusi terhadap minuman beralkohol impor,” jelasnya.
Sebelumnya, dia mengatakan, di pasar ekspor, bir Indonesia memiliki pesaing dengan sejumlah negara. Di lingkup Asia Tenggara saja misalnya, Indonesia harus berhadapan dengan Thailand dan Vietnam sebagai pesaing.

“(Negara-negara pesaing Indonesia) kalau Asean, Vietnam dan Thailand,” kata Plt Dirjen Agro Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjonon di kawasan Pabrik Bir Bintang Indonesia, Tangerang, Senin (13/8/2018).

Artikel Terbaru dari –  Deposit live Casino 338a

Apabila Anda memiliki komentar/pertanyaan, silahkan hubungi Costumer Service Kami Winenlose melalui bantuan yang tersedia atau livechat langsung dengan kami.

SMS/Telp : +855 6086 0217
PIN BBM : 557135B7
Whatsapp : 0812 955 88887
Line : Winenlose

AYO GABUNG BERSAMA KAMI DAN DAPATKAN BONUS SPECIAL NEW MEMBER SEBESAR 50%